Brrrrzzzzz… Kring.. Brzzzzz… Kring…
*otomatis cari tombol reject*

Telepon saja memang ada skill nya yang harus dikuasai. Menerima telepon dengan ramah kapanpun contohnya, pasang suara bagus setiap saat contohnya, multitasking menyelesaikan tugas lain sambil di telepon, fokus yang di telepon lagi ngomong apa, bahkan nggak bete waktu dengar bunyi ring tone itu menurut saya juga termasuk PHONE SKILL.

Dan entah dari kapan, entah kenapa, PHONE SKILL saya jelek banget. Saya kurang suka ditelepon atau menelepon. Sepertinya saya ada disorder kecenderungan memencet tombol reject. Saya lebih suka menjelaskan / dijelaskan secara tertulis. Karena suara di telepon bagi saya tidak terdokumentasi dan konsentrasi saya mudah terpecah sehingga percakapan di telepon suka menguap begitu saja setelah telepon ditutup. Lupa tadi apa saja.

Solusinya, kalau mau jelaskan sesuatu yang panjang lebar, saya rela takes time untuk menulis, melampirkan gambar, dan mengirim. Saya juga rela membaca deskripsi lebih lama. Pokoknya asal nggak via telepon aja.

To me, the chance of misunderstanding in phone calls is super high.

Jadi, instead of calling, just drop me an email yah? Saya selalu available di primipuspita@yahoo.com kok đŸ˜€