2015-04-19 09.20.40

2015-04-19 09.20.12

2015-04-19 09.19.10Selamat hari kartini!

Ngomong-ngomong hari kartini dan emansipasi, biasanya kan ngomongin pencapaian karir wanita Indonesia yang notabene sudah setara dengan kaum pria nya. Nah kalau saya sih agak terbalik. Emansipasi dalam hidup saya justru pencapaian saya dalam mengerjakan hal-hal-hal domestik. Contohnya memasak.

Ini soalnya, sebelumnya saya lebih biasa mengerjakan pekerjaan luar rumah (baca: cari duit) dibanding mengerjakan tugas domestik seperti masak, rapih-rapih, bersih-bersih, cucih-cucih. Haiks. Boro-boro biasa, berminat saja nggak. Kalau dulu masih di rumah mamah, jangan harap deh saya pegang kerjaan rumah. Dipaksa saja saya ogah. Kan orang di dunia tidak ada yang sempurna, bagus di satu bidang, boleh dong di bidang lain nggak terlalu :p #ngeles #ditimpuksapu

Sampai akhirnya setelah menikah saya harus pisah dari mamah (dan asisten-asistennya). Yakali saya musti beli makan tiap kali lapar kan ya.. Kan nggak mungkin juga saya biarkan ini rumah tertimbun debu karena ogah nyapu kan… Jadi dengan berat hati, I did the chores!

Jangan ditanya rapih nya, yang penting sudah berusaha :’D

Dulu waktu pertama mulai masak pun masakannya Na’uNa’udzubillah baik rupa maupun rasanya. Sudah gitu masakan ajaib ini kalau berakhir nggak ada yang makan, saya pun ngambek (I still do, haha!). Padahal sebenarnya dulu waktu sma di Perth, saya ambil kelas memasak lho. Lulus ujian pula. Tapi masakan Indonesia sih advance ya dibanding sandwich dkk itu :’D

Tapi semakin kesini alhamdulillah masakan Indonesia saya rasa dan rupanya sudah semakin masuk akal. Dan sudah semakin bisa diterima lidah orang pada umumnya.

Sebenarnya apa yang bikin malas atau susah? Kalau saya sih bagian preparation dan washing-washing-cleaning-cleaning nya! Waktu masaknya dan nyicipnya dan nyampur bumbunya sih enak-enak aja *WHO’S WITH ME??*

Yak, bersyukur lah saya yang sekarang dikaruniai seorang asisten yang bisa ditugasi cuci-kupas-potong-uleg-beres2. Maka saya pun nggak ada alasan untuk nggak masak.

 

Semoga ibu kartini bangga sama saya :’)