Wow. Semua operator telepon seluler di negeri ini 11-12 sinyalnya. Hari ini banyak orang terkecewakan oleh sinyal dari operator-operator ponsel saya T.T bayangkan dari beberapa operator yang saya pakai, tidak ada yg menunaikan tugasnya dengan baik malam ini. Such a shame. Such a shame.

Saya punya usul, gimana kalau daripada uang iklan para operator yang bila dijadikan satu jumlahnya paling besar di antara seluruh belanja iklan di Indonesia ini, dipakai untuk membetulkan kualitas sinyal, kecepatan, dan layanan buat konsumennya? Saya rasa kualitas adalah promosi paling efektif dibanding dengan rebutan aktor, (I don’t think it was smart that ad, karena menunjukkan jati diri brand itu sebenarnya: bersedia melakukan segala cara untuk menang perang iklan) , saling merendahkan dengan eksplisit, dan perang tarif.

Tidak perlu banyak iklan, tapi beri kualitas, seperti salah satu inspirator saya: Christian Louboutin. Semoga Kozzy Closet dan usaha-usaha saya lainnya dapat meneruskan jejak beliau (dan bukan jejak para operator ponsel di Indonesia) . Amin.

Huf. Sober up you bad-quality-cheap-faker-when-you-all-are-actually-expensive-operators. Bertobatlah.